PANDUAN MERAKIT KOMPUTER

(credit to henderick.co.cc)

Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana caramerakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar .. daribeberapa referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini akandijelaskan langkah demi langkah cara merakit komputer, mudah-mudahanbermanfaat ..

Komponenperakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitasdan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jeniskomponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:
A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah



Persiapan

Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:

Penentuan Konfigurasi Komputer Persiapan Kompunen dan perlengkapan Pengamanan


Penentuan Konfigurasi Komputer

Konfigurasikomputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur darikomputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuahsistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuankomponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponenlainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadapmotherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboardmendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yangberbeda-beda.

Persiapan Komponen dan Perlengkapan

Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untukperakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan.Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

Komponen komputer
Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
Buku manual dan referensi dari komponen
Alat bantu berupa obeng pipih dan philips

Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi darielemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumperdan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untukkomputer yang dirakit.Disketteatau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, devicedriver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesaidirakit.

Pengamanan

Tindakanpengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakankomponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atautumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

1 . Menggunakangelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum   memegang komponen untuk membuang muatan statis.
2 . Tidakmenyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaiantetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat padakomponen


Perakitan

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:

1 . Penyiapan motherboard
2 . Memasang Prosessor
3 . Memasang heatsink
4 . Memasang Modul Memori
5 . Memasang Motherboard pada Casing
6 . Memasang Power Supply
7 . Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8 . Memasang Drive
9 . Memasang card Adapter
10.Penyelesaian Akhir

 1. Penyiapan motherboard
Periksabuku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturanCPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Aturseting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapatmerusak prosessor.

2. Memasang Prosessor

Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket

  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard,umumnya     terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga ataulekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkanprosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kakiprosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celahantara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci. 

Jenis Slot

  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak

Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.


3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untukmengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat padabagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkanpermukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

4. Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.

Jenis SIMM
  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci   modul. 




Jenis DIMM dan RIMM

Caramemasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehinggatidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. PerbedaanyaDIMM dan RIMM pada posisi lekukan

  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
  2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.


5. Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Tentukanposisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untukdudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkanmotherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubangpada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.


6. Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. Hubungkankonektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenisATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik.Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabelground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagiantengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan,jika memakai fan untuk pendingin CPU.


7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untukmotherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektordi motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Padabagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahanjenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang portlalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerupkembali.
  5. Bilaport mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouseharus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungankabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internaldan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard.Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.




8. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
  1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bilakabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumperkeduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagaislave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

9. Memasang Card Adapter

Cardadapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem danSCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelumcard adapter lainnya. Cara memasang adapter:
  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaianelektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansidi motherboard
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada

10. Penyelesaian Akhir
  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkanpiranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphonebila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untukmemastikan lokasi port.

Pengujian

Komputeryang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setupBIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. ProgramFOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasangdikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong danspeaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasikesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasikesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jikatidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dariprogram POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untukmasuk ke program setup BIOS.
  4. Periksasemua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa setingmungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan bootsequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelahkeluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi denganurutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkandiskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drivepencarian.

Penanganan Masalah

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
  1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
LEDdari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahanpemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung. Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar